Friday, November 06, 2009
membaca cinta
dan yang ada
sakit terasa
bodohnya
masih kusimpan asa
bahwa selengkung garis hidup bersama
ada dihatinya
tololnya
tentu takkan ada
tentu takkan tersisa
Posted at 10:22 am by
andalusia
Permalink
Monday, August 31, 2009
kuntum cinta itu
tlah lepas satu-satu
menyisakan potongan hampa
yang menyelinap di aorta
tak kupahami kemana gerangan perginya
kuntum cinta itu
melayang bersama debu
menyisakan sepenggal sesak
yang terus mendesak
tak lagi tersisa
tak lagi ada
kita
meski sekuat apapun aku mencoba
menggenggam lukisan asa
tetap saja
semua perlahan menjauh
meneduh
dan luruh
kau
aku
bukan lagi siapa-siapa
tak lagi ada buhul yang menyimpul
jadi selamat tinggal
adios
Posted at 05:46 pm by
andalusia
Permalink
Aku merindukan peluk itu
hangat dan menenangkan
tempat semua rasa
terserap sempurna
aku merindukan peluk itu
sungguh rindu
Posted at 11:42 am by
andalusia
Permalink
Monday, June 01, 2009
dengan nanar kutatap wajah itu
wajah serupa madu
yang terbitkan sembilu
tapi padanya
kutitipkah hatiku
Posted at 08:27 pm by
andalusia
Permalink
Wednesday, May 20, 2009
Melihat dari dekat
membuat kita memahami
dengan lebih baik
melihat dari dekat
membuat kita melihat
sesuatu seperti adanya
dan tak lagi tertipu
oleh bayangan maya
melihat lebih dekat
membuat kita memahami realita
dan bukan fatamorgana
melihat lebih dekat
memang seringkali menyakitkan
tapi melihat lebih dekat
membuat kita
menjadi lebih bijaksana
(atau malah lebih terluka??)
Posted at 11:06 am by
andalusia
Permalink
Thursday, May 14, 2009
Kadang menjauh bisa membuat kita melihat dengan lebih jernih. Lebih baik. Lebih murni. Tanpa emosi.
Jarak dan waktu juga akan membantu memastikan semua rasa yang terus menggerogoti hati.
Time will heal a wound.
semoga...
Posted at 05:23 pm by
andalusia
Permalink
Tiba-tiba aku takut sekali
aku takut menjalani masa depan
hanya dengan angan-angan
aku takut menerjemahkan sepi
hanya dengan duduk dan diam
Tiba-tiba aku tak berani
menggambarkan semua yang mungkin terjadi
dan menerimanya dengan besar hati
karna sesungguhnya
aku bukan perempuan yang bisa menerima
hidup begitu saja
dan apa adanya
Tiba-tiba aku ingin menangis
keras sekali
karena aku tak mengerti
bagaimana menerjemahkan rasa miris
yang terus gerogoti hati
Jadi mantra yang harus kupercaya
saat ini adalah
yesterday is a history, nothings can be changed
tomorrow is a mistery, nothings can be predicted
so what's mattered is today
that's why it called present
a gift
a beautiful thing
a surprise
Tapi kenapa sulit sekali??
Posted at 11:58 am by
andalusia
Permalink
Wednesday, May 13, 2009
pagi ini aku bertanya
masih cintakah kau padaku
dan dengan polosnya kau balik berkata
"ah itu kan kata-kataku yang kau contek"
Posted at 05:58 pm by
andalusia
Permalink
puisi ini kuwarnai
putih
hanya putih saja
karna sungguh hatiku sedang hitam menjelaga
Posted at 11:20 am by
andalusia
Permalink
Wednesday, September 17, 2008
gak tau deh
kok bisa bodoh begini aku
mikir apa aku sebenernya
berharap apa aku sesungguhnya
harusnya aku tau
semua ya pasti akan berakhir begini
trus kok bisa-bisanya aku mikir mungkin semua akan beda
mungkin langkah kecil-ku
sepotong wajahku
seuntai kenangan akan perjalan bersamaku
akan terekam
terabadikan
sedikit
ternyata tak ada
tak ada
jejakku tak pernah nampak
di lengkung hidupnya
dan aku memang bukan siapa-siapa
buatnya
bodohnya....
berharap semua berbeda
Posted at 12:44 pm by
andalusia
Permalink